Membedakan Hasil Embroidery Komputer yang Bagus dan Kurang Bagus

Membedakan Hasil Embroidery Komputer yang Bagus dan Kurang Bagus

Membedakan Hasil Embroidery Komputer yang Bagus dan Kurang Bagus  akan sangat terlihat baik sekalipun orang itu masih awan maupun yang sudah terbiasa atau bekerja dibagian Embroidery. Umumnya, hasil Embroidery yang kurang bagus dikarenakan hasil stich kurang rapat, lapisan kain kurang, setelan benang kurang kencang, ukuran terlalu besar atau terlalu kecil . Dalam hal ini bisa di hindari jika lebih mengedapankan kualitas di banding mengejar harga murah. Karena bagaiamanapun menambah kerapatan stich maka akan menambah penggunaan benang dan harga otomatis akan terkerek naik, begitupun menambah lapisan kain.

Hasil bordir komputer, rapi, rapat dan konsisten

Hasil bordir komputer, rapi, rapat dan konsisten

Bila pada pengerjaan Embroidery manual membutuhkan keahlian dan ketrampilan yang harus terasah bertahun, begitu pada Embroidery komputer yang menggunakan teknologi komputer seperti yang di gunakan oleh konveksi kaos surabaya indonesia dalam proses pembuatannya. Dalam pengerjaan Embroidery komputer terutama pembuat film perlu pengalaman pula. Karena pemberian kerapatan stick terkadang tidak support terhadap kain yang di pakai. Semisal untuk kain drill kerapatan 0,4 sudah cukup tapi untuk kain kaos seperti dri fit, TC Cotton dan sejenisnya perlu kerapatan setidaknya 0,35 mengingat karakter bahannya yang molor saat di bordir. Selain Tentunya lebih kompleks karena produk atau Embroidery yang dihasilkan juga jauh lebih bagus dibandingkan bila menggunakan metode manual.

Berikut ini adalah penjelasan mengapa hasil Embroidery komputer berbeda dengan yang manual.

Membedakan Hasil Embroidery Komputer yang Bagus dan Kurang Bagus

Pada Embroidery manual masih membutuhkan tenaga kerja yang memang memiliki ketrampilan tangan atau yang terbiasa menggunakan mesin Embroidery sehingga hasil yang dihasilkan dapat lebih bervariasi dan tidak berantakan. Proses Embroidery dimulai dengan pembuatan pola yang nantinya akan dijiplak dan dibuat Embroidery di atas kain yang diinginkan.

Dalam hal ini walaupun Embroidery sudah dikerjakan oleh operator profesionalpun pun terkadang masih ada kesalahan juga, semisal tiba-tiba benang putus yang berakibat pada hasil bordir yang tidak rata. Terlebih bila Embroidery memiliki pola yang terbilang rumit dan dibutuhkan untuk produksi massal, tentu akan memberikan hasil yang kurang memuaskan dan dampaknya akan merembet ke hal lain, seperti pendapatan misalnya.

Berbeda dengan Embroidery manual, Embroidery yang sudah menggunakan teknologi seperti komputer akan memberikan hasil yang jauh lebih rapi karena mesin Embroidery sudah didesain sedemikian rupa agar terhubung dengan komputer. Bahkan, pola Embroidery yang rumit sekalipun hasilnya akan terlihat lebih bagus bila menggunakan teknologi komputer.

Karena hasil Embroidery yang bagus, maka Embroidery akan cocok bila diaplikasikan pada jenis kaos yang lebih tebal, seperti bahan Diadora misalnya. Kelebihan lain apabila Embroidery menggunakan teknologi komputer terletak pada waktu pengerjaannya yang juga lebih cepat dan dapat dikerjakan secara sekaligus atau bersamaan.

Demikianlah penjelasan tentang alasan mengapa Embroidery komputer dapat terlihat lebih bagus dibandingkan manual dengan mengetahui perbedaan hasil Embroidery komputer yang bagus dan kurang bagus.